Sudah menjadi langganan, warga Desa Pematang Pauh kini harus merasakan lagi rumahnya terendam banjir akibat meluapnya sungai Luntuk (29/12/2017).

Baca juga : 75 Rumah di Desa Prmatang Pauh Terendam Banjir

Selain intensitas cuaca yang sering hujan, meluapnya sungai luntuk ini diakibatkan karena bibir sungai yang semakin mengecil, sehingga mau tidak mau sungai ini harus dinormalisasi, sebagaimana yang diutarakan Kades Pematang Pauh A. Syarkawi.

“Sungai kito ni mulai kecik, jadi harus dinormalisasi, supayo air tu dak cepat naik” pungkas nya.

Foto Salah Satu Rumah yang Terendam Banjir

A. Syarkawi juga berharap perhatian pemerintah daerah agar sungai ini bisa cepat dinormalisasi.

“Lah sering kito ajukan tiap tahun di Musrembang kecamatan, tapi belum disetujui. Kalo kito pakek dana dari APBDes jelas dak cukup. Jadi, dengan kejadian kemarin mudah-mudahan ado perhatian yang lebih dari pemerintah” tambahnya.

Sungai Luntuk yang berada di Desa Pematang Pauh Kecamatan Tungkal Ulu ini memang sudah mengkhawatirkan, tak kurang dari 286 warga harus merasakan rumahnya terendam banjir pada tahun ini.